Paus Serukan Perubahan Moral

April 6, 2010

Kompas, Senin, 5 April 2010

Vatican City, – minggu Umat manusia perlu melakukan perubahan spiritual dan moral. Perubahan itu dimulai dari hati nurani. Pesan itu disampaikan Paus Benediktus XVI dalam Urbi et Orbi (Untuk Kota dan Dunia) pada misa Paskah 2010, Minggu (4/4) di Vatikan.

”Umat manusia memerlukan perubahan spiritual dan moral. Umat manusia perlu keluar dari krisis yang sangat besar, yang memerlukan perubahan mendalam, dimulai dari hati nurani,” kata Paus.

Paus mengatakan, Paskah membawa pesan pengampunan, kebaikan, dan kebenaran kepada dunia yang menderita.

Paus Benediktus XVI juga menyinggung soal isu-isu hangat dunia dalam pesannya. Paus menyerukan ”eksodus sejati” dari perang dan kekerasan di Timur Tengah menuju perdamaian dan kerukunan.

Paus menyebut ”percobaan dan penderitaan” umat Kristen di Irak dan Pakistan yang menghadapi risiko kematian karena keyakinan mereka. Bagi warga Haiti dan Cile yang baru saja dilanda gempa bumi dahsyat, Paus menyerukan harapan bagi mereka.

”Paskah menjadi lambang kemenangan perdamaian, kerukunan, dan saling menghormati di negara-negara Amerika Latin yang didera perdagangan obat-obatan terlarang,” kata Paus.

Perayaan Paskah tahun ini dibayang-bayangi skandal paedofilia yang dilakukan sejumlah pastor di beberapa negara. Paus belum membuat pernyataan eksplisit mengenai skandal tersebut sejak mengeluarkan surat kepada umat Katolik di Irlandia pada 20 Maret mengenai kasus paedofilia.

Paskah di Jerusalem

Dari Kairo, Mesir, dilaporkan, di tengah penjagaan sangat ketat, bunyi genderang dan nyanyian pujian dengan diterangi ribuan lilin dan obor mengiringi perayaan Paskah yang dirayakan umat Kristen Ortodoks dari seantero dunia di Gereja Al Qiyamah, Jerusalem Timur.

Israel secara umum menutup Tepi Barat untuk liburan Paskah selama satu pekan. Juru bicara kepolisian Israel, Shmuel Ben-Ruby, mengungkapkan kepada kantor berita asing, sekitar 2.500 personel polisi telah disebar di Jerusalem Timur dan 1.500 personel di antaranya disebar di sekitar Gereja Al Qiyamah.

Militer Israel mengeluarkan lebih dari 10.000 izin masuk bagi umat Kristen Palestina untuk masuk ke Jerusalem selama dua pekan. Sebanyak 500 orang Kristen dari Jalur Gaza juga diberi izin masuk ke Israel dan Tepi Barat.

Umat Kristen Palestina yang mendapatkan surat izin masuk ke Jerusalem Timur dari otoritas pendudukan Israel berduyun-duyun menuju kota suci itu. Umat Kristen Palestina yang tidak dapat masuk ke Jerusalem Timur merayakan Paskah di kota mereka masing-masing, seperti Ramallah, Bethlehem, Jenin, Nablus, dan Hebron.

Warga Palestina mengeluhkan antrean panjang di pos-pos pemeriksaan yang tersebar di wilayah pendudukan. ”Keluarga saya mendapat izin ke Jerusalem, tetapi mereka memutuskan tidak pergi karena akan menderita di Qalandiya,” kata Rimas Kasabreh, pemeluk Ortodoks Yunani yang tinggal di Jerusalem.

Di Jerusalem, ribuan pemeluk Kristen memadati Gereja Makam Kristus untuk merayakan Paskah di tempat Yesus diyakini disalib dan dimakamkan. Semerbak wangi dupa memenuhi udara saat para peziarah berduyun-duyun berjalan di labirin kapel yang disinari ribuan cahaya lilin.

”Saya datang jauh-jauh dari Belarus untuk perayaan ini. Saya sangat gembira bisa menyalakan lilin di makam suci ini,” kata Lana, wisatawan asal Belarus.

Gereja yang berusia berabad-abad itu dipakai bersama oleh enam agama, yaitu Ortodoks Yunani, Katolik Roma, Ortodoks Armenia, Koptik Mesir, Ortodoks Suriah, dan Ortodoks Etiopia. Meskipun doa dan lagu terdengar tumpang tindih, suasana perayaan Paskah berjalan khidmat. (AP/AFP/FRO/MTH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: